Tuesday, August 27, 2013

Lost in Granada


Ada apa di Granada? Objek wisata yang harus-harus-harus dikunjungi adalah Al Hambra. Berbau-bau arab ya? Emang sih, Ini adalah bekas istana dan sekaligus benteng peninggalan Dinasty Nasrid yang sempat menguasai selatan Spanyol. Sebenarnya awalnya dibangun sebagai benteng ditahun 889 Masehi, dan kemudian diperluas untuk istana juga ditahun 1333 oleh Yusuf I, Sultan Granada saat itu.

Alhambra dalam bahasa arab berarti “merah”. Dibangun tanpa konsep, jadi kalau ada penambahan ya diperluas saja, sehinga menjadikan kompleks istana ini bentuknya tidak persegi panjang ataupun tersusun rapi seperti istana-istana di Eropa lainnya. Tapi kalau urusan interior, wow, kereeenn.



Karena dalam islam gambar mahluk hidup seperti manusia atau hewan dilarang, maka dalam istana banyak diukir kaligrafi-kaligrafi dengan tulisan arab ataupun ukir-ukiran bergaya “arabesque” dimana-mana.




Di Alhambra ini terdapat kolam air dengan air mancur yang indah. Harus foto disini! Dan yang menjadi pusat apalagi kalau bukan air mancur “the court of the lions”. Meski katanya patung berambar hewan dilarang, tapi di air mancur yang terbuat dari marmer ini, melukiskan 12 singa yang membopong air mancur. Bagus banget!


Jalan keluar istana akan ada taman bunga mawar. Dan juga ada menara mesjid yang kemudian diubah menjadi tempat lonceng sewaktu wilayah Granada ini ditahlukkan orang Kristen. Sekarang kompleks Alhambra ini cuma dijadikan museum saja.

Wilayah Granada ini adalah wilayah muslim terakhir di semenanjung Iberia (Spanyol – Portugal sekarang) yang kemudian menyerah kepada Raja Ferdinand dan Ratu Isabella, tentunya setelah berlangsung perang Gradana selama 10 tahun (1482-1492).

Lost in Cordoba

Cordoba adalah salah satu daerah di Spanyol yang dahulu kala sempat diduduki kaum muslim Moor (bangsa di utara Afrika). Terletak di daerah otonomi Andalusia, di provinsi Cordoba. Objek wisata disini adalah Roman Bridge dan Mezquita. Mezquita ini dulunya adalah mesjid yang kemudian diubah menjadi gereja. Arsitekturnya mengingatkan kita pada mesjid Haram di Mekkah. Sekarang namanya menjadi Katedral Cordoba, walau istilah Mezquita juga masih dipakai.





Yang saya suka dari rumah-rumah di Cordoba ini adalah mereka menanam atau menggantung pot-pot didinding rumah dengan jalan-jalan lorong yang sempit. Mungkin ini untuk menangkal hawa panas daerah mediterania ini, sehingga jika bangunan berdempetan maka jalanan juga akan teduh.

Lost in Toledo

Toledo jaraknya sekitar 70km selatan Madrid, dahulu kala pernah menjadi ibu kota kekaisaran Spanyol. Dan menjadi kota kedua terpadat penduduknya didunia (waktu itu) dengan hanya 500.000 jiwa saja. Sekarang kota tua Toledo menjadi salah satu asset UNESCO semenjak tahun 1986. Jadi kita bisa lihat kota tua ini dipertahankan apa adanya, sehingga untuk masuk ke kota tua kita kudu berjalan kaki.

Beberapa objek wisata di kota Toledo ini antara lain Puerta del Sol, Puerta de Bisagra (gerbang kota) dan tentu saja Katedral Toledo yang dibangun tahun 587. Setelah ditakhlukan oleh bangsa Moor yang muslim, banyak didirikan mesjid disini. Namun setelah ditakhlukan kembali oleh Raja Alfonso VI (Raja daerah Leon dan Castile) maka banyak mesjid disini yang kemudian dirubah fungsi menjadi gereja.

Anyway sok kalau mau mampir kesini jangan lupa foto-foto yang banyak karena bagus banget arsitekturnya. Dan cuacanya lumayan hot-hot-hot, kira-kira 30 derajat dimusim semi.