Tuesday, November 9, 2010

Shin-Chia-Po


Jadi juga ke Singapore setelah 2 tahun nggak kesana. Terakhir kesana tahun 2007, masih ribet karena harus lewat batam center naik ferry buat menekan fiskal yang gila-gilaan. Kebayang gak sih harus berpanas-panas, terguncang-guncang ditengah laut, belum lagi menghadapi poter-poter di pelabuhan yang bisa buat kita geleng-geleng kepala liat kelakuannya, lebih tepat disebut profesi pemeras ketimbang profesi poter.

Sekarang mendarat di Changi, enak, adem, wangi.. hehe, walau sebelnya mereka terlalu lebay dalam masalah keamanan. Kebayang gak sih gara2 ikat pinggang besi seluruh tubuhku digerayangi…huhuhu..
Konyolnya waktu pulang, udah PD aja itu sabuk nggak dipakai, eh tetap aja sensor metalnya bunyi…. Kali ini bunyinya berasal dari kancing baju yang terbuat dari logam…huhu nasib, nasib… digerayangi lagi.

But anyway, jalan-jalan di Shin-Chia-Po memang asyik, kemana2 gampang karena naik MRT, cukup bekal peta juga udah bisa kelayapan sendiri. Banyak perubahan setelah dua tahun nggak kesini, ada Universal Studio di Pulau Sentosa, ada juga Sky Park Marina Bay ~ gedung unik dengan bentuk tiga pilar yang diatasnya ada kolam renang (belum sempat naik, waktunya nggak ada), jadi cukup lihat-lihat dari jauh dari tempat patung singa Merlion berdiri. Patung icon Singapura ini menurut literatur, dirancang tahun 1964 dan diresmikan tahun 1972. Kayaknya belum sempurna jalan-jalan di Singapura kalau belum foto didepan patung ikan kepala singa ini.

Soal makanan, untungnya masih ada restoran melayu dengan hidangan nasi lemak yang benar-benar enak. Walau 80% penduduk Singapura itu Chinese, tapi mereka bisa bahasa Inggris, paling nggak bahasa Inggris pasar. Jadi walau bahasa Inggris saya belum cas-cis-cus,tapi masih oke lah buat berkomunikasi. Bahkan penjual es krim walls keliling juga bisa bahasa inggris loh.. haha..

Lain waktu kalau bisa kesini lagi, pingin banget liat museum filateli Singapura. Dulu cuma sempat ke Museum Asian Civilisation, Images of Singapore Museum di Sentosa, sama Museum Chinese Heritage di China Town… Jadi, semoga nanti bisa jalan-jalan lagi kesini, jika ada rejeki, aminnn…

No comments:

Post a Comment