Tuesday, October 8, 2013
Lost in Sevilla
Sevila adalah ibukota sekaligus kota terbesar dari daerah otonomi Andalusia. Ada 8 provinsi di daerah otonomus Andalusia ini, yaitu Almeia, Cadiz, Cordoba, Granada, Huelva, Jaen, Malaga dan tentunya Sevilla sendiri. Mungkin karena dekat Afrika, udaranya juga super hot, bisa mencapai 31 derajat dikala musim semi.
Di Sevilla masih bisa ditemukan peninggalan-peninggalan sisa kekuasaan bangsa moor arab dimasa lalu. Yang masih tersisa misalnya Katedral Sevilla. Dulunya mesjid sebelum hancur dan dirubah menjadi gereja. Tapi yang unik adalah menara mesjidnya masih utuh sampai sekarang, dan dirubah menjadi menara lonceng gereja. Menara ini disebut “Giralda” setinggi 105 meter. Kalau punya stamina yang cukup silahkan manjat sampai keatas. Jalan menuju ke atas menara ini dibuat melandai, dan bukan berbentuk anak tangga. Tapi tetep ya bo’ capekkk…
Didalam gereja ini juga ada makam Christopher Colombus. Sebenarnya awalanya Colombus ini dimakamkan di Valladolid, jauh di utara Spanyol, tapi kemudian atas permintaan anaknya yang saat itu menjadi gubernur di Hispanola (sekarang Republik Dominika) maka jasadnya dibawa kesana. Sewaktu Hispanola direbut Perancis tahun 1795, jasad Colombus dipindahkan ke Havana, Cuba. Setelah Cuba merdeka dari Spanyol tahun 1898, jasad Colombus akhirnya dibawa ke Sevilla, di Katedral ini. Ribet bener yaaa… hiyuh. Ironis juga karena sebenarnya dia lahir di Itali. Tapi karena dulu yang mau membiayai penjelajahannya menuju “dunia baru” cuma Spanyol, jadilah dia warga Spanyol.
Tempat lainnya yang bisa dikunjungi antara lain Torre del oro yang kalau diterjemahkan menjadi “menara emas”. Sebenarnya sama sekali nggak ada hubungannya dengan emas-emas-an, karena material yang dipakai untuk membangun menara ini adalah gabungan antara mortar, batuan lime dan jerami, dan karena posisinya tepat ditepian sungai, maka terlihat seperti warna keemas-emasan dari jauh. Dibangun diabad ke 13 oleh dinasti Al-Mohad, dikasudkan sebagai menara pengawas lalu-lintas kapal disungai Guadalquivir. Kemudian sempat menjadi penjara, dan sekarang menjadi museum.
Tempat wisata lainnya antala lain taman Maria Luisa, dan didekatnya ada Plaza de Espana. Plaza de Espana ini dibangun tahun 1929, pada saat Sevilla menjadi tuan rumah penyelenggaraan World’s fair. Didesign oleh Nicholas Forestier, bangunan ini menurut saya menjadi bangunan paling indah diseantero Sevilla hehe..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment