Thursday, June 21, 2012

Lost in Rome (Part Two)

Hari pertama di Roma udah dipakai jalan-jalan, maklum… tiba jam 10 pagi, mau ngapain jugak mendekam di hotel kecil mungil seharga bintang 4 di Jakarta?
Berbekal map gratisan yang bisa didapat di informasi turis bandara, berjalanlah kita kearah Hardrock Café Rome, letaknya di jalan Via Vittorio Veneto, ngga jauh dari kedutaan besar Amerika. Duh, dimana-mana itu ya, kedubes Negara satu ini pasti memakan satu trotoar sendiri ditutup dengan penjaga dan polisi dimana-mana (kirain di Jakarta doang yang begitu).

Karena masih cukup siang, makan siang dulu. Maksud hati mau coba-coba makan pizza di negara asalnya, namun ternyata asemnya minta ampun, karena mereka ternyata banyak banget menggunakan tomat. Jadi buat anda-anda yang sudah terbiasa makan pizza hut, jangan berharap rasanya sama ya. Rasanya agak-agak mubazir, udah kaga enak, harganya selangit pula. Lebih enak Mc.D-nya kali, masih ada yang bisa dimakan..hehe..

Selanjutnya kepingin banget mengunjungi air mancur Trivi. FYI, di kota Roma ini banyak banget yang namanya air mancur alias fountain, dan Trivi Fountain in merupakan air mancur yang paling mewah dan termegah sedunia (mungkin). Dari HRC Roma ternyata dekat saja ke Bernini Square, disini juga ada Fontana del Tritone yang dibangun tahun 1642 oleh Gian Lorenzo Bernini, Karya-karya Bernini ini sangat terkenal, banyak juga yang menghiasi Basikila Santo Petrus di Vatikan. Selanjutnya jalan ga begitu jauh, agak tersembunyi di jalan-jalan kecil barulah kita temukan Trevi Fountain ini. Pembangunannya dimulai tahun1732 dan selesai di tahun 1762. Sampai saat ini Trevi Fountain menjadi air mancur termewah, termegah dan paling terkenal diseluruh dunia.

Ada tahyul kalau kamu lempar uang logam kesini, maka akan kembali lagi ke Roma. Tapi lemparnya jangan sembarang ya, mula-mula kamu harus berdiri atau duduk membelakangi kolam, kemudian uang logamnya mesti dilempar kebelakang dengan arah silang. Jadi misalnya mau lempar pakai tangan kanan, maka lemparannya harus lewat bahu kiri, begitu kata mereka.

Diseputaran Trevi Fountain banyak terdapat toko souvenir, restoran dan toko es krim khas Italia yang dikenal dengan nama gelato. Kalau kalian kesini, kudu dicoba deh. Ga terlalu manis juga, jadi mungkin cocok buat kamu-kamu yang riwil sama penampilan dan gula-phobia…wkwkwkwk..

Baiklah, besok siap-siap meng-eksplore negara terkecil didunia, Vatikan! ^__^

No comments:

Post a Comment