Wednesday, April 6, 2011

Flashback Trip in Thailand



Miss Langsing, salah satu teman lama di kantor, mau trip ke Thailand akhir bulan ini. Si Ant, akhir Mei juga mau kesana, sendirian, setelah tergoda tiket murah Air Asia yang dibeli tahun lalu. Jadi iri, jadi pingin kesana lagi.

Jadi inget waktu kesana tahun 2006 dan 2008. dua kali mengunjungi Negara yang sama, dan tempat yang hampir sama, kecuali yang kedua nyempil sendiri ke Ayutthaya, kota tua tempat ibukota Thailand yang lama, sebelum dipindahkan ke Bangkok, setelah kota itu di bumi hanguskan oleh kerajaan Burma.

Pingin ingat-ingat kembali, hari itu tanggal 6 Mei, akhirnya jadi juga jalan2 ke Thailand. Sebenarnya ini surprise dari dia dalam rangka ultah gue.
Penerbangan hampir 4 jam direct Jakarta – Bangkok bikin pegal juga. Mendarat di Swarnabhumi airport Bangkok jam 8.15 malam.
Karena sudah malam jadi gak bisa begitu nikmati bandara baru kota Bangkok ini, tapi dari apa yang diliat interiornya cukup mewah sih, dibanding Soekarno-Hatta yang lebih berkesan tradisional dan agak kumel, Swarnabhumi lebih modern dan bersih. WC toiletnya mirip toilet di mal. Beda jauh juga sama Bandara lamanya, Don Muang yang bau pesing (Ini kali kedua ke Thailand, sebelumnya masih mendarat di Don Muang) Tapi namanya juga baru ya, lama2 juga jadi kumel hehehe..

Akhirnya ketemu juga sama penjemput dari pihak travel. Namanya Mr.Yong, 42 Thn, blm merried. Ditransfer langsung ke hotel Prince Palace. Bintang 4 sih, Cuma lingkungannya kacau balau kalau pagi. Soalnya bagian bawahnya udah seperti ITC mangga dua aja. But so far, hotel bintang 4 ini oke banget.

Buat makan malam, belanja di seven eleven, disana jual nasi beku yang tinggal di microwave aja, langsung makan. Rasanya aneh2.. mungkin karena orang Thai seneng yang asem2 kayak Tom Yam, jadi semua masakan terasa asem. Yang lumayan Cuma nasi goreng, yang setelah diteliti ternyata mengandung B2.. (tapi sadarnya setelah di makan huhuhu...)



Suwarnabhumi Airport

Day – 1 (Rabu,7 Mei 2008)
Hari ini jalan2 hari pertama, langsung check out, karena setelah city tour nanti langsung ke pattaya. Kita digabung sama rombongan lain, sepasang suami-istri yang lagi bulan madu, plus 2 cewek. Berenam dibawa ke sungai chao praya. Rutenya sama persis sama tour pertama dulu, Persinggahan pertama, Wat Arun.

Candi Wat Arun ini sebenarnya Cuma ditempel2 pecahan keramik, kebanyakan pecahan piring keramik cina gitu deh. Tangganya juga terjal2. Disekelilingnya ada kuil Budha.
Selesai foto2, terus belanja souvenir di sebelahnya. Tips buat yang mau ke Bangkok, Kalau mau beli souvenir belilah disini, soalnya harganya paling murah, terutama kaos2nya. Mungkin bawanya yang agak repot ya.. hehe, tapi kalau mau save uang, ya harus repot sedikit.

Next, Kita dibawa ke Pattaya, jaraknya kira2 Jakarta – Bandung. Ini juga kali kedua ke Pattaya, dibawa ke hotel yang sama seperti 2 tahun lalu.
Pattaya memang kota mesum, jam 4 sore aja cewe-cewe prositusi udah pada mejeng di bar-bar yang tersebar hampir disepanjang jalanan Pattaya.

Objek wisatanya, nonton cabaret waria di Alcazar. Panggungnya mewah, warianya cantik, melebihi cewek beneran, cuma boring aja nontonnya, liat orang lip-sync lagu-lagu.
Setelah pertunjukan selesai, waria-waria itu keluar, siapa yang mau foto bareng boleh, bayar 40 Bhat ( Rp.12ribu). Anc antusias baget deh kalo acara foto-foto gitu. Gue sih males..

Nggak seperti pertama kali ke Pattaya, kali ini gak liat show esek-esek. Udah malam dan capek. Besok masih harus jalan dari pagi. Tengah malam dapat ucapan selamat ulang tahun to me.... Happy B’dayyy!!!



Wat Arun - Bangkok

Day-2 ( Kamis, 8 Mei 2008 )
Objek wisatanya udah pernah dikunjungi, jadi males nulisnya. Liat Gajah, Tiger Show, Toko Buah buat oleh-oleh, pabrik permata…
Mungkin dikira turis Indo itu banyak duit kali ya, diajak ke pabrik permata sampai dua kali?

Day-3 ( Jumat, 9 Mei 2008 )
Rombongan yang 4 orang hari ini udah gak ikut lagi, balik ke Jakarta, Jadi tinggal gue sama Ance yang city Tour.
Mengunjungi 4 face Budha, katanya permohonan bisa terkabul kalau berdoa disini. Selanjutnya ya acara shoping-shoping sampai malam. Nyari Hardrock Café Bangkok yang lokasinya nyempil (si Anc kolektor pin Hard Rock), Lanjut ke Siam Paragon, Mall mewah yang dibawahnya ada Sea World.
Malamnya, Mister Yong, Tourguide kami, ngajak ke Pat-Pong, Daerah mesum yang dilegalkan di Bangkok. Disepanjang lorong udah disuguhi menu-menu sex show. Kita sih Cuma lewat aja, sekedar tahu doang.

Day-4 (Sabtu,10 Mei 2008)
Tour ke Ayutthaya gak termasuk dalam paket wisata, jadi harus keluar duit lagi, ikut tour lokal. Habis 1.700 bhat untuk 1 orang. Perjalanan Pakai Bus, dicampur dengan turis-turis lain. Kira2 makan waktu hamper 2 jam.

Persinggahan pertama, istana musim panas Bang-Pa-In. Istananya bagus, tamannya luas. Disini kira-kira 1 jam, kemudian ke reruntuhan candi Wat Po. Candi ini dibakar waktu diserbu pasukan Burma ber-abad yang lalu, sekarang tinggal puing-puingnya saja. Satu patung Budha yang terbuat dari emas terselamatkan dan di bangunkan sebuah kuil yang baru. Disini juga ada kepala Budha yang kejepit akar pohon yang terkenal itu. Kalau mau foto harus jongkok ya, kalu nggak ditegur sama penjaganya. Dari situ kemudian mengunjungi Budha Tidur, atau recycle Budha, Cuma sebentar kemudian dibawa ke chao Praya, naik kapal berlayar kembali ke Bangkok. Kalau lewat sungai, 3 jam baru sampai Bangkok. Makan siang di kapal, prasmanan. Sadisnya orang Thai, kita dikasih kopi/teh panas buat minum, kalau mau yang dingin2 harus beli, termasuk air putih dingin.. hiks..
Sampai Hotel sudah malam, jadi langsung tidurr…


Istana Bang Pha In, Ayyuthaya

Day-5 (Minggu, 11 Mei 2008)
Hari ini bebas, jadi gue sama Anc mau jalan-jalan sendiri aja. Berbekal map wisata, kami mau menuju Grand Palace. Bener-bener mirip turis back pack, modal nekat. Secara kebetulan ketemu Museum Praja Deprok (Gue sebutnya Raja Depok, hihihi) . Raja Depok.. eh, Praja Deprok ini nama bekennya Rama VII. Musium ini hibah dari Istrinya setelah mangkat, isinya ya memorabilia aja. Kalau anda kesini, isi buku tamunya ya, ada nama gue disitu.. hehe…

Selanjutnya jalan lagi… Hampir ditipu lagi sama orang2 Thai yang bejat. Why? Dulu pas Pertama kali ke Thai, kita juga jadi korban penipuan orang2 yang ngincar turis. Boleh pakai tuk-tuk gratis, atau bayar sangat murah, tapi kita dibawa ke tempat-tempat penjualan permata dan panti pijat. Kita kira orang2 ini baik benerrr… ujung-ujungnya si Anc kena juga beli cincin seharga 7 juta-an, padahal harga aslinya jauh dibawah itu. Jadi sekarang tidak terjebak untuk kedua kali. Jangan pernah mau ditawari apa-apa kalau ketemu orang di Jalan. Orang Thai itu susah berbahasa Inggris, jadi kalau ketemu orang dijalan yang Bahasa Inggrisnya fasih benar, harus hati-hati ya.

Sebelum ke Istana, Mapir ke Museum Nasional Bangkok. Wah jangan bayangin museumnya nyaman kayak di Singapura. Selain kesannya kumuh, penataan sembarangan, nggak ada AC pula. AC cuma ada di bagian koin/uang.. lumayan deh buat ngadem.

Museum nasional ini letaknya gak jauh dari Grand Palace, tapi ternyata sudah kesorean, Udah tutup. Jadi jalan balik lagi ke Hotel. Oya, hati-hati juga kalau ada yang nawarin anda makanan burung (disekitar situ banyak burung merpati), mereka maksa banget, sesudahnya kita dimintain duit yang gak kira-kira untuk secuil makanan burung. Jadi sebelum itu terjadi, buru-buru kabur aja ya..





Grand Palace, Bangkok

Day-6 (Senin, 12 Mei 2008)
Nanti malam sudah harus balik ke Indo, Jadi pagi-pagi kita udah buru-buru ke Grand Palace, karena kemarin udah keburu tutup. Sempat hujan sih, tapi untungnya gak lama.
Dalam kompleks Grand palace ini ada kuil tempat bersemayamnya emerald Budha. Patungnya kecil sih, Cuma perlakuannya istimewa, Patung ini punya 3 macam pakaian terbuat dari emas, mengikuti 3 musim di Thailand : musim panas, musim hujan dan musim dingin. Jadi tiap 4 bulan sekali bajunya diganti.

Puas dari Grand Palace, kita jalan-jalan ke mall, makan, sebelum dijemput jam 5 sore, balik ke Bandara Swarnahumi. Kali ini baru deh kita bisa liat kemegahan bandara ini. Check in nya luas banget. Sempat kesel juga karena tas bawaan harus digeledah, kesannya gue teroris banget ya?

Setelah hampir 4 jam akhirnya tiba juga di Jakarta jam 12 malam. Badan udah capek banget, dan besok udah harus masuk kerja. Gak enak kan cuti kelamaan?

Kapan ya bisa ke Thailand lagi…

No comments:

Post a Comment