Sunday, April 10, 2011

Karma

Do you believe in Karma?
I do…

Meskipun dulu guru agama saya bilang dalam Islam tidak ada yang namanya karma, karena itu merupakan kepercayaan Hindu dan Buddha, tapi percaya atau tidak, itu saya rasakan terjadi dikehidupan saya sehari-hari..

Kalau dalam agama Kristen namanya hukum tabur tuai. Apa yang kamu tabur, itu yang kamu dapat. Mungkin dalam ilmu alam namanya hukum sebab-akibat ya?

Saya tidak tahu apakah karma merupakan recycle dimana nantinya manusia dilahirkan kembali sebagai manusia juga atau sebagai hewan atau sebagai tumbuhan. Ketika beberapa waktu yang lalu saya dan An menyaksikan pameran tentang agama Buddha disuatu mall, saya bisa tahu dalam agama Buddha, segala sesuatu hal itu ada penjelasannya. Ini juga yang membuat seorang teman saya memutuskan pindah agama dari Katholik menjadi Buddha, karena dia pernah bertanya kepada Pastur : kenapa begini atau kenapa begitu? Dan jawaban sang Pastur adalah : karena itu sudah kehendak dan jalan dari Tuhan. Sedangkan dalam Buddha, sesuatu itu ada penjelasannya, misalnya : kenapa seseorang berumur pendek? Jawabannya karena dimasa lalu dia seorang tukang jagal hewan. Lalu ada lagi : kenapa seorang istri bisa ditinggal mati suaminya begitu cepat? Jawabannya karena dikehidupan yang lampau wanita ini suka menyiksa suaminya…. Dan seterusnya, kamu tanya apa saja, pasti ada jawabannya.

Well, mungkin saya percaya karma dari sudut pandang yang lain. Coba renungin ini : kalau kamu marahin orang, tiba-tiba kamu dimarahin orang. Kamu gosipin orang tiba-tiba kamu digosipin, Kamu putusin orang, tiba-tiba kamu diputusin orang, Kamu ngecewain orang, maka kamu akan dikecewakan orang... dan seterusnya.

Seorang teman cerita kalau dia ikut pengajian dan ceramah agama tiap jum'at malam, katanya sebagai penyeimbang atas dosa-dosa yang dia lakukan selama sabtu - kamis. Saya rasa itu ide yang bagus juga, right? Karena kita sebagai manusia, susah banget menjadi selalu menjadi manusia yang lurus.

Bagi saya, hukuman balasan didunia itu lebih baik daripada hukuman balasan di neraka. Saya percaya musibah itu sebagai penyeimbang dan pengurang dosa-dosa kita. Karma didunia menjadi semacam pengingat supaya kita bisa introspeksi untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Memang selamanya kita tidak bisa selalu menjadi orang baik, tapi paling tidak kita sudah berusaha, ya ndak? :-P

No comments:

Post a Comment