Kemarin, seorang teman dari teman men-unfollow saya di twitter. Saya nggak begitu kenal orang ini, dia temannya seorang teman, sekali waktu kita pernah ketemu sekali. Sebenarnya saya tadinya nggak begitu aktif di twitter, sampai ketika ada masalah sama seorang teman kantor yang rada gila ~ yang sebenarnya dia bermasalah dengan teman kantor yang lain ~ tapi nggak tau kenapa saya yang kena getahnya ~ akhirnya saya lebih suka bercuap-cuap di twitter.
Buat saya, jejaring sosial adalah milik pribadi, dimana siempunya bisa berekspresi, bebas mengutarakan uneg-uneg dan dikomentari sama teman-temannya. Namun kayaknya sekarang sudah banyak tata kramanya, nggak boleh ngomong sembarangan, apalagi kalau kita lagi kesel sama seseorang dan menulisnya di status facebook, wew, bisa geger dunia. Tapi sebenarnya saya sendiri suka eneg dengan beberapa status yang menurut saya lebay, dan biasanya segera saya delete orang itu (semoga orang-orang juga nggak menganggap status saya kelewat lebay yak.. :-P )
Twitter sebenarnya sama aja. Udah bukan jadi milik pribadi, tapi milik umum. Tapi berhubung saya bukan artis, jadi ya sedikit yang memfollow, dan lebih bisa fun disana, karena mungkin yang maniak twitter tidak sebanyak yang maniak dengan facebook.
But anyway, kembali tentang temennya temen tadi, kalau liat status-statusnya memang berbau-bau “politis”. Mungkin karena dia bekerja disebuah LSM yang kerjanya memang tukang buat kritik ke pemerintah, berbanding terbalik dengan saya yang cuma buat status kejadian sehari-hari… saat saya senang, saat saya marah atau jengkel, dan mungkin juga saling berbalas ngeledek teman… Tapi menurut saya memang itu tujuannya kan? Orang pingin mengenal siapa kamu, lagi apa, apa yang terjadi pada dirimu, sesekali komentar politik its OK, tapi nggak setiap saat berkomentar hal-hal yang berat. Mungkin agar kelihatan intelek? berpendidikan? atau hebat? Well, I don’t know. Yang jelas, enggak banget!
Well, saya punya rules dimana jika seseorang men-unfollow saya, maka saya wajib untuk melakukan tindakan balasan, men-unfollow dia. And its done.
No comments:
Post a Comment