Pisa, ya Pisa not Pizza, ga ada kaitannya kalau dibilang masakan Pizza berasal dari situ. Hari ini perjalanan dilanjutkan menuju salah satu keajaiban dunia yang satu itu. Yoolloo, bayangin ya, sebuah menara yang salah konsep pembuatannya sehingga jadi miring, sekarang dianggap keajaiban. Fiuhh.. Tapi yang menakjubkan gimana membuat bangunan dari batu marmer putih dan bisa bertahan ribuan tahun ya, bener-bener suatu maha karya yang ngga ada duanya :-P
Dan berhubung banyak ibu-ibu yang doyan belanja dalam rombongan ini, mereka minta bus dibelokkan kearah suatu kota kecil yang berada sekitar 1 jam perjalanan dari kota Pisa. Kota Leccioa namanya, disini ada factory outlet yang (katanya) lumayan terkenal, karena menjual barang-barang branded dengan harga sangat miring, bisa sampai 70% katanya sik, namanya The Mall.Yang dijual disini bukan barang reject atau cacat, tapi biasanya barang yang sudah out of season, karena seperti yang kita tahu, di Eropa ada 4 musim dan mode itu mengikuti musim-musim itu, jadi kadang barang keluaran musim winter udah aja dilego gitu.
Btw, karena melenceng dari jalur resmi, mau nggak mau kita harus membayar ekstra. Setelah diitung biaya bensin + tol + sopir itu mesti keluar 15 Euro seorang, coba aja dikali 62 orang peserta tour, udah hampir 1000 euro kan? Busyet..
Anway, buat yang punya duit lebih, memang nggak rugi deh belanja disini. Surga belanja. Mulai dari Prada, Dior, Armani, Salvatire Ferragamo, Tod’s, Burberry saling berjejer disini. Cuma pelayannya rada jutek, no photo inside, pleaseee… wakakak.
Melanjutkan perjalanan, akhirnya tibalah di kota Pisa. Kotanya kecil dan sepi. Bus harus parkir agak jauh dari kompleks menara Pisa. Dari sini naik bus warna kuning, diantar sampai ke tembok kompleks Pisa. Untuk naik bus ini ada biayanya, namun karena sudah termasuk paket tour ya tinggal naik saja.
Kompleks Pisa ini sebenarnya terdiri dari 3 bangunan saja, yaitu dome, gereja dan lonceng menara. Lonceng menara ini-lah yang berbentuk miring dan lebih dikenal dengan sebutan Menara Pisa. Menara ini didirikan tahun 1173 oleh Bonanno Da Pisa dan selesai dalam kurun waktu 177 tahun, busyet…lama banget ya.. karena sebenarnya dibuat secara bertahap pula. Dibuat dari marmer, menara ini mulai miring sejak lantai 2 dibangun. Karena kekurangan dana, pembangunannya sempat terhenti. Tahun 1198, sebuah jam untuk sementara ditaruh diatasnya. Selanjutnya pada tahun 1272, pembangunan dilanjutkan dengan arsitek Giovanni di Simone, namun terhenti lagi ditahun 1284 karena saat itu Pisa yang merupakan negara merdeka ditaklukan oleh negara tetangganya, Genoa (aneh ya, padahal sekarang jadi satu negara wkwkwk..)
Kesalahan struktur ini bukannya tidak diketahui oleh perancangnya, karena kalau dilihat lebih teliti, dibagian puncak menara dimana lonceng digantungkan, dibuat agak lebih vertikal (melawan arah miring), yang sepertinya dimaksudkan sebagai penyeimbang kemiringan menara ini, namun sepertinya usaha ini juga sia-sia.
Semenjak saat itu menara Pisa menjadi semakin miring, diperkirakan setiap tahunnya bagian yang miring ini bertambah miring sekitar 5cm. Sudah banyak usaha untuk mengeremnya, diantaranya pernah dipasang kabel-kabel baja penarik, menyuntikkan cairan semen kebagian struktur bawah tanahnya dengan harapan tanah dibawahnya menjadi lebih stabil, sampai terakhir metode yang dipakai yaitu dengan diletakkannya pemberat balik, maka posisinya mendaji lebih stabil. Mungkin kalau dilihat tetap miring, tapi paling nggak tidak bertambah miring. Yang jelas sekarang menara setinggi 56meter ini sudah dapat dinaiki turis jika mau. Dan setelah puas foto-foto, kemudian perjalanan kembali dilanjutkan menuju destinasi selanjutnya : Venesia! :-D


No comments:
Post a Comment