Loh masih ada Lost in Rome jilid 3 toh? Iya dong, masih ada satu kunjungan wajib yang belom diliput, yap… Colosseum!
Colosseum adalah satu dari 7 keajaiban dunia kuno. Nama aslinya sebenarnya adalah Flavian Amphitheatre. Dibangun sebagai tempat hiburan dikala itu, hiburan tapi sadis, apalagi kalau bukan tempat gladiator saling tarung dan meregang nyawa. Seram. Flavian Amphitheatre ini lebih dikenal dengan nama Colosseum, yang sebenarnya adalah nama patung yang didirikan disekitarnya, yaitu patung Colossus.
Colosseum sendiri sebenarnya merupakan salah satu bangunan dari kompleks di Forum Romawi. Reruntuhan kota kuno Roma ini masih ada disekitarnya sampai sekarang. Beberapa situs bahkan masih belum selesai digali.
Kalau naik Metro, berhenti di stasiun “colosseo” dan begitu keluar pintu, maka bangunan ini tepat ada didepan batang hidung kita. Yippie…
Masuk kedalam Colosseum ini, antriannya sudah seperti ular. Kalau mau cepat, kamu bisa langsung masuk antrian “with tour guide” harganya beda 5 euro dari antrian tanpa tour guide. Karena waktu mendesak, akhirnya kita ikut antrian dengan tour lokal itu. Jatuh-jatuhnya kok mahal ya, hampir 24 Euro untuk karcis terusan colosseum + forum romawi.
Seperti yang sudah diduga, tour lokal wanita cantik ini cuma nemenin kira-kira 30 menit saja, dengan bahasa Inggris beraksen Italia yang seksi tentunya, tapi tetep aja kemahalan kaleee… tapi ya sudahlah, paling nggak kita nggak buang-buang waktu ngantri tiket biasa. Jadi banyak waktu yang bias dipakai buat foto-foto.
Didalam Colosseum sendiri, selain sisa-sisa arena gladiator dan ruang-ruang bawah tanah dibawahnya, juga terdapat museum kecil disekitarannya. Isinya adalah sebagian benda-benda yang ditemukan selama penggalian disitu, antara lain ada pecahan-pecahan tembikar dan juga ada sisa-sisa tengkorak binatang yang dulu duel maut disana. Ada sisa tulang kuda, singa, burung-burung, sampai beruang. Mon Dieu, sadisnya.. Dan FYI, Colosseum ini bisa menampung sekitar 50.000 orang lho..
Menurut tour guide, sebenarnya yang tanding disini adalah kriminal-kriminal, namun pada akhirnya ada juga golongan biasa yang mau bertarung karena imbalan uang. Kebayang nggak sik dulu kaisar cuma kasih jempol untuk membiarkan pihak yang kalah untuk hidup atau jempol kebawah untuk mati. Mengerikan!
Keluar dari Colosseum, lafar… jadilah makan dulu diwarung. Yup, warung yang jual seperti orang India gitu, tapi bisa berbahasa Italia. Bravo! Maka makanlah saya dengan roti semacam sandwich yang sebenarnya gak enak tapi harus makan, karena nggak ada pilihan lain.. bhahakhak..
Kemudian dengan tiket terusan ini, kita bisa masuk ke Forum Romawi, yaitu cikal bakal kota Roma jaman dahulu. Disini tinggal reruntuhan saja, dengan jalanan yang terbuat dari batu-batu besar yang ditanam. Kebayang gak sik jaman dahulu naik kereta kuda dijalanan yang nggak rata begini. Disini ada puing-puing kuil dewa-dewa, salah satunya Kuil Saturnus. Barang-barang yang ditemukan saat penggalian bisa dilihat di dalam museum yang ada dikompleks ini. Kebanyakan sih patung-patung marmer.
Saya menghabiskan waktu disini sampai pengumuman bahwa tempat wisata ini akan ditutup, kira-kira jam 6 sore. Belum sepenuhnya puas sih, karena belum keliling kesemua tempat. Habis mau gimana lagi, kaki udah keburu gempor hehe..
No comments:
Post a Comment